Pekanbaru – Masih banyaknya lokasi yang terisolir dan banyak korban belum mendapatkan bantuan logistik maupun dukungan relawan di hari kedelapan pasca banjir, di tiga Provinsi di Sumatera. Mendorong Ikatan Alumni (IKA) FISIP Universitas Riau untuk bergerak cepat membantu masyarakat terdampak.
Ketua Harian IKA FISIP, Rahmat Gusra, mengatakan pembentukan tim relawan ini akan difokuskan dengan tiga fokus utama.
“Pertama, mengirim relawan portir untuk menyalurkan bantuan dengan berjalan kaki ke lokasi-lokasi yang tidak dapat dijangkau transportasi. Kedua, mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di titik-titik terdampak. Ketiga, membantu proses pencarian warga yang dilaporkan hilang akibat banjir,” kata Rahmat, Kamis (4/12).
Seiring dibentuknya tim relawan, IKA FISIP UNRI juga membuka donasi dari masyarakat. Bantuan dapat berupa uang, pakaian, perlengkapan bayi, maupun kebutuhan lain yang relevan dengan kondisi lapangan.
“Donasi digunakan untuk mendukung mobilisasi relawan dan pemenuhan kebutuhan mendesak warga,” sebut Rahmat.
Adapun beberapa kebutuhan utama tim relawan meliputi transportasi Riau–Sumbar, logistik relawan, peralatan dapur umum seperti tenda dan kompor, serta alat komunikasi seperti HT dan WT.
“Bagi yang ingin ikut berdonasi dapat menyalurkan bantuan dalam bentuk uang melalui rekening BRI 017501022974531 atas nama Siti Fatimah. Sementara donasi barang bisa diantar ke Warung Kopi Rimba atau Homestay Mapala Sakai FISIP UNRI,” jelas Rahmat.
Rahmat mengungkapkan, bahwa gerakan ini diharapkan mampu memperkuat bantuan bagi korban banjir di daerah yang hingga kini masih membutuhkan uluran tangan.
“IKA FISIP UNRI mengajak seluruh alumni, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk ambil bagian dalam aksi solidaritas tersebut,” ajak Rahmat.*** (Hendra)
Leave a Reply